Business

Bisnis meraih berkah

  • Admin
  • December 27, 2024

Allah telah mengatur ajal dan rezeki manusia. Oleh karena itu, dicari dengan cara apapun, yang halal maupun haram, ia hanya akan mendapatkan apa yang telah ditetapkan Allah atas dirinya.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menerangkan ini dalam sabda beliau (artinya): “Sesungguhnya Jibril mengilhamkan ke dalam hatiku bahwa tidak ada satu pun jiwa yang meninggal kecuali telah sempurna rezekinya. maka bertakwalah kepada Allah dan perbaguslah dalam mencari rezeki. Jangan sampai lambatnya rezeki menyeret kalian untuk mencarinya dengan bermaksiat kepada Allah, karena apa yang ada pada sisi Allah tidak akan bisa diperoleh dengan bermaksiat kepada-Nya.” [ash-Shahihah: 2866]

Kata al-barakah memiliki kandungan yang sangat luas dan agung. Secara ilmu bahasa, al-barakah, berarti berkembang, bertambah dan kebahagiaan. Imam an-Nawawi berkata: “Asal makna keberkahan, ialah kebaikan yang banyak dan abadi”.

Maka, yang dimaksud dengan berkah adalah yaitu kebaikan yang tetap dan terus-menerus.

Jadi, kalau berbicara rezeki dan keberkahannya, maka arti berkah ada dua:

1.      Kebaikan yang banyak dan terus bertambah

2.      Kebaikan yang tetap dan terus-menerus ada

Bisnis yang berkah adalah bisnis yang membawa pada kebaikan yang terus menerus dan kebaikan itu menular dan mengalir kepada sebanyak mungkin orang. Ada sebuah kisah, tentang seorang tukang becak yang sehari-harinya hidup pas-pasan. Akan tetapi, karena ia sering mengantarkan sebagian penumpangnya ke Hous Donut, ia menjadi berangan-angan: andai aku bisa memiliki kesempatan menikmati donat buatan toko ini.

Subhanallah, setelah tukang becak ini merintis usaha baru dengan bermodalkan piutang dari salah satu bank konvensional, yang tentunya dengan memungut bunga, maka usahanyapun mulai maju, dan taraf kehidupannyapun mulai berubah. Dan tidak selang berapa lama, ia menjadi salah seorang yang kaya raya.

Akan tetapi suatu hal terjadi di luar perhitungannya, bersama usahanya yang mulai maju, beberapa penyakitpun mulai menghinggapinya. Dimulai dari kencing manis dan penyakit-penyakit lainnya, akibatnya impiannya untuk dapat menikmati donat buatan Hous Donut tidak juga kunjung dapat ia wujudkan. Bila dahulu semasa ia menjadi tukang becak, ia tidak mampu membelinya, maka sekarang karena ia takut akan akibat dari makan donat.

Bila dahulu ia sering hanya mengenakan kaos butut dan celana kolor, maka sekarang setelah kaya raya, iapun tidak lebih dari itu. Yang demikian itu, dikarenakan ia lebih sering untuk berada dalam rumah, dan bahkan tidak jarang ia harus setia menemani tempat tidurnya, sambil menahan rasa sakit yang ia derita.

Begitulah jika rezeki tidak berkah. Tampak banyak, tapi sesungguhnya sedikit. Tampak menyenangkan, tapi sesungguhnya penuh dengan penderitaan. Mari kita mulai bertekad dan bergerak untuk terus meraik rezeki yang berkah. Di syirkahpreneur, itulah yang akan kita dorong bersama. Saling mengingatkan, saling dukung dan sokong. Saling membangun bersama dan mengajak pada ketaatan kepada Allah Azzawajal.

Login